Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
That's all i can say but,if u wanna know more about me.become my friend :)

Sabtu, 12 Mei 2012

Reportase Tentang Manusia dan Tanggung Jawab - 1

Sebanyak 113 Nyawa ‘Melayang’ di Bandung

Bandung | reportase.com – 113 orang kehilangan jiwanya di jalan raya akibat kecelakaan dan mayoritas melibatkan kendaraan roda dua. Jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Bandung yang menewaskan pengendara, pada 2011 mengalami kenaikan dibanding 2010.
“Pada 2011, korban meninggal tercatat 113 jiwa, kalau 2010 jumlahnya 98 jiwa. Jadi naiknya 15,31 persen,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Kemas Ahmad Yamin di Mapolrestabes Bandung, Minggu (08/01/2012).
Sepanjang 2011 lalu, lanjut Yamin, jumlah lakalantas sebesar 990 kasus atau meningkat 62 kasus dibandingkan 2010. Jumlah itu termasuk korban meninggal, luka ringan, dan luka berat.
“Kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran terhadap aturan, dan etika beralu lintas, serta sarana prasarana jalan yang terbatas,” tutur Yamin.
Diakuinya, masih tingginya angka tersebut menjadikan tantangan dan memerlukan kerja keras serta sinergitas berbagai pihak. Selain itu, sangat dibutuhkan peningkatan kepatuhan hukum dan disiplin pengendara dalam berlalu lintas.
Hal itu terlihat dari masih banyaknya pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2011 sebesar 183.524 pelanggaran. (CJ-Vil)
(ilustrasi Foto:klikunic.com)
(ilustrasi Foto:klikunic.com)
Bandung | reportase.com –
Sebanyak 113 orang kehilangan jiwanya di jalan raya akibat kecelakaan dan mayoritas melibatkan kendaraan roda dua. Jumlah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kota Bandung yang menewaskan pengendara, pada 2011 mengalami kenaikan dibanding 2010.
“Pada 2011, korban meninggal tercatat 113 jiwa, kalau 2010 jumlahnya 98 jiwa. Jadi naiknya 15,31 persen,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Kemas Ahmad Yamin di Mapolrestabes Bandung, Minggu (08/01/2012).
Sepanjang 2011 lalu, lanjut Yamin, jumlah lakalantas sebesar 990 kasus atau meningkat 62 kasus dibandingkan 2010. Jumlah itu termasuk korban meninggal, luka ringan, dan luka berat.
“Kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran terhadap aturan, dan etika beralu lintas, serta sarana prasarana jalan yang terbatas,” tutur Yamin.
Diakuinya, masih tingginya angka tersebut menjadikan tantangan dan memerlukan kerja keras serta sinergitas berbagai pihak. Selain itu, sangat dibutuhkan peningkatan kepatuhan hukum dan tanggung jawab pengendara dalam mengemudi dan mematuhi lalu lintas.
Hal itu terlihat dari masih banyaknya pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2011 sebesar 183.524 pelanggaran. (CJ-Vil)

Tidak ada komentar: